- Diposting oleh : DODI PARTAWIJAYA
- pada tanggal : Juni 12, 2026
Cimalaka – Ekstrakulikuler Jurnalistik MAN 1 Sumedang
menggelar kegiatan Pelatihan Jurnalistik Dasar di Aula MAN 1
Sumedang. Kegiatan yang mengusung tema “Membangun Generasi Muda yang
Kreatif, Kritis, dan Informatif melalui Jurnalistik Dasar” ini secara
resmi dibuka oleh Kepala MAN 1 Sumedang Abdul Haris, M.Ag. Dalam sambutannya,
ia menekankan pentingnya literasi media dan kemampuan jurnalistik sebagai bekal
generasi muda di era digital. Kamis (12/6/2026).
Kegiatan tersebut mendapat sambutan yang meriah dari para
peserta yang berasal dari perwakilan kelas X, XI dan seluruh Ekstrakurikuler
MAN 1 Sumedang. Sejak awal kegiatan berlangsung, para peserta menunjukkan
antusiasme tinggi untuk mengikuti setiap sesi yang disiapkan panitia.
Pelatihan menghadirkan Pimpinan Redaksi Tahu Ekspres, Mamat
Munandar, Dedi Suhandi Wartawan CNN, Ridwan Marwansyah Redaktur Tahu Ekspres
dan Titis Salsa F Conten Creator sebagai narasumber. Dalam pemaparannya,
peserta dibekali pengetahuan dasar jurnalistik, mulai dari teknik mencari
informasi, menyusun berita yang baik dan benar, hingga strategi membuat media
dan konten yang menarik serta mampu menjangkau khalayak secara efektif. Sesi
interaktif yang berlangsung selama pelatihan turut memberikan kesempatan bagi
peserta untuk berdiskusi dan mempraktikkan materi yang telah diberikan.
Kepala MAN 1 Sumedang Abdul Haris mengatakan, apresiasi dan
sangat mendukung kegiatan ini dan para peserta pelatihan harus melanjutkan
perjuangan sepuh dalam menulis. Karena menurutnya sudah sewajarnya tugas siswa dalam
menghimpun apa yang sudah disampaikan para sepuh namun, jarang dari kalangan sepuh
konsisten dalam menulis.
”Jadi wartawan lebih banyak senangnya dibanding buruknya”.
maksudnya, dengan menjadi wartawan beliau mampu berdiri dengan siapa saja dan
memperkaya wawasan. syarat menjadi wartawan cukup dengan tidak malu selama
dalam kontek kebenaran, “ jelasnya.
Ditempat yang sama Galina Sopia Rizky, S.Hum menambahkan,
semoga dari kegiatan ini bisa meningkatkan keterampilan siswa dalam bidang
jurnalistik serta mendorong mereka untuk memiliki semangat dalam berkarya dan
mengembangkan ide kreatif.
“Harapan saya semoga keterampilan jurnalistik ini bisa
diaplikasikan dan menjadi bekal bagi siswa/i di masa sekarang dan di masa depan”
Dan saya berharap dapat mendorong lahirnya generasi muda
yang tidak hanya memiliki kemampuan berpikir kritis dan kreatif, tetapi juga
mampu menyampaikan informasi secara akurat, bertanggung jawab, dan bermanfaat
bagi Masyarakat,” pungkasnya.
Antusiasme peserta sepanjang kegiatan menjadi indikator
positif bahwa pelatihan jurnalistik dasar masih sangat relevan dalam membentuk
karakter dan kompetensi pelajar di tengah perkembangan media yang semakin
dinamis.



