- Diposting oleh : DODI PARTAWIJAYA
- pada tanggal : Juni 12, 2026
Cimalaka (MAN 1Sumedang) — Kesehatan mental merupakan aspek
penting yang harus diperhatikan selain kesehatan fisik. Dalam rangka
meningkatkan kesadaran akan hal tersebut, MAN 1 Sumedang menggelar Seminar
Kesehatan Mental yang mengangkat tema “Siap Peduli, Berani Beraksi, Wujudkan
Sekolah Yang Ramah Kesehatan Mental”. Seminar yang bertempat di aula MAN 1 Sumedang
ini menghadirkan Psikolog Siti Luthfa Masruroh, M.Psi., Psikolog selaku narasumber. Rabu (10/6/2026).
Siti Luthfa Masruroh, menjelaskan bahwasannya salah satu
penyebab terganggunya mental health yaitu bullying. “Dampak dari bullying dapat
membuat seseorang merasa sedih, malu, takut, dan cemas berlebihan. Namun, hal
yang menyebabkan seseorang melakukan bullying adalah karena mereka merasa bisa
berkuasa atau merasa lebih baik.”
Dalam seminar ini, Siti mengajak para peserta untuk
berdiskusi tentang bullying dan dampaknya. Ia menegaskan bahwa bullying
merupakan salah satu hal yang sangat berdampak pada kesehatan mental, dan
pertolongan pertama kepada orang yang terkena gangguan mental yaitu harus bisa
menerima dan menyadari dulu akan hal itu, kemudian dapat menceritakan kepada
orang terdekat, dan apabila memang sudah sangat membahayakan, maka disarankan
untuk pergi ke psikolog atau psikiater,” Jelasnya.
Di tempat terpisah Rosa Rumiati, S.Pd Pembina UKS yang juga
penggagas kegiatan menambahkan, Mendalami mental health bukan
berarti hanya aware tapi itu juga bisa meningkatkan
produktifitas juga, berkontribusi untuk sekitarnya, dan juga kita jadi bisa
menjadi peka dalam menghadapi hal – hal yang terjadi sekitar kita,” tandasnya.
Seminar ini ditutup dengan closing speech dari
salah satu guru BK, Nisrina Nur Aini, S. Psi menyebutkan bahwasannya apabila
kita menemukan teman atau orang terdekat kita yang sedang mengalami gangguan
mental, maka kita harus bisa menjaga kenyamanannya dengan tidak menyebarkan hal
yang ia ceritakan, dan selalu memberikan ketenangan.
Semoga setelah seminar tadi, kita bisa lebih peduli terhadap
diri sendiri, lebih peka terhadap orang lain, dan tidak malu mencari bantuan
ketika memang membutuhkan. Dan semoga adanya acara ini menjadi langkah nyata
untuk menciptakan sekolah yang lebih peduli, lebih ramah, dan lebih sehat
secara mental,” pungkasnya.


