Skip to Content
Loading...
Humas MAN1S
Humas MAN1S
Online
Halo 👋
Ada yang bisa dibantu?

Gebyar Ramadhan 1447 H / 2026 M di MAN 1 Sumedang: Menggali Makna Bulan Ramadhan

 

Cimalaka - Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Sumedang menggelar kegiatan rutin Tausiyah  yang berlangsung khidmat di Aula utama MAN 1 Sumedang. Kegiatan yang diikuti oleh ratusan siswa ini menghadirkan tausiyah spesial dengan tema Meresapi Makna Bulan Ramadhan sebagai Madrasah Kehidupan. Selasa (10/3/2026).

Tausiyah yang disampaikan oleh Pembina OSIS MAN 1 Sumedang, Ismail Farid, M.Pd, menekankan bahwa Ramadhan bukan sekadar ritual tahunan menahan lapar, melainkan sebuah momentum transformasi diri yang luar biasa bagi setiap Muslim, terutama bagi para generasi muda di lingkungan madrasah.

Dalam penyampaiannya yang lugas namun menyentuh, sang guru menjelaskan bahwa makna utama Ramadhan adalah sebagai bulan pendidikan. Beliau membagi makna tersebut ke dalam tiga dimensi utama

Puasa mengajarkan siswa untuk disiplin dan sabar dalam menanti waktu berbuka, yang secara tidak langsung melatih pengendalian diri dari godaan hal-hal yang membatalkan pahala.Dengan merasakan lapar, siswa diajak untuk memiliki empati yang tinggi terhadap kaum dhuafa. Inilah momen di mana zakat dan sedekah menjadi jembatan kasih sayang antar sesama.

Tidak ada yang tahu jika seseorang makan di tempat tersembunyi, namun rasa takut kepada Allah Swt membuat seseorang tetap teguh berpuasa. Inilah pendidikan karakter kejujuran yang paling nyata. Puasa adalah ibadah rahasia antara hamba dan Tuhannya," ujar beliau

Lebih lanjut, Ismail  mengingatkan agar para siswa MAN 1 Sumedang  tidak menjadi golongan orang yang merugi, yakni mereka yang berpuasa namun hanya mendapatkan lapar dan haus saja.

"Anak-anakku, jangan biarkan lisanmu berbohong, jangan biarkan matamu melihat yang tidak baik, dan jangan biarkan hatimu membenci saat berpuasa. Inilah makna puasa yang sebenarnya, yaitu menjaga seluruh anggota tubuh dari kemaksiatan," pesan beliau di tengah suasana pagi yang sejuk.

Saat dikonfirmasi secara terpisah Wakamad Kesiswaan MAN 1 Sumedang, Drs H Heru Gunawan, SH., menyambut baik kegiatan ini sebagai bagian dari kurikulum kerohanian sekolah. Menurutnya, literasi keagamaan melalui ceramah seperti ini sangat efektif untuk membentengi moral siswa di tengah arus digitalisasi yang kencang.

"Kami ingin lulusan MAN 1 Sumedang  tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga memiliki kedalaman spiritual. Melalui pemahaman makna Ramadhan yang benar, kami berharap lahir generasi yang bertaqwa dan berakhlakul karimah," ungkap Heru.

Acara ditutup dengan doa bersama yang dipimpin oleh ketua OSIS MAN 1 Sumedang, Syahran Fasha Pradana sekaligus megucapkan Syukur dan terima kasih, memohon agar seluruh keluarga besar MAN 1 Sumedang diberikan kekuatan untuk menyelesaikan ibadah puasa hingga hari kemenangan tiba. Para siswa kemudian kembali ke kelas masing-masing dengan membawa catatan ilmu dan semangat baru untuk menjalani sisa hari di bulan suci.**

 


Berbagi

Postingan Terkait

Posting Komentar

Konfirmasi Penutupan

Apakah anda yakin ingin menutup pemutaran video ini?