- Diposting oleh : DODI PARTAWIJAYA
- pada tanggal : Januari 27, 2026
Cimalaka (Humas MAN 1 Sumedang) - Kepala MAN 1 Sumedang, Abdul
Haris,M.Ag, mengikuti kegiatan Sosialisasi Kurikulum Berbasis Cinta pada
Madrasah KKMA Kemenag Sumedang bersama pengawas MTs/MA Kemenag Sumedang Hery
Haerudin, M.Pd yang diselenggarakan oleh Kelompok Kerja Madrasah Aliyah (KKMA)
Kemenag Sumedang. Jum’at (23/1/2026)
Kegiatan ini berlangsung selama satu hari, pada tanggal 23
Januari 2026, bertempat di Aula utama kampus MAN 1 Sumedang.
Kegiatan diikuti oleh Kepala Madrasah, wakamad Kurikulum dan
Guru dari seluruh KKMA di bawagi wilayah binaan pengawas KKMA Kemenag Sumedang.
Antusiasme ini menjadi salah satu tolak ukur betapa pentingnya kegiatan
sosialisasi ini dilaksanakan bagi Madrasah. Peserta sangat antusias dalam
mengikuti setiap materi yang disampaikan. Materi-materi yang disampaikan
memberikan pencerahan tentang Kurikulum Berbasis Cinta yang di Gaungkan oleh pengawas
MTs/MA Hery Haerudin Achmad, M.Pd yang menjadi narasumber kegiatan.
Pengawas MTs/MA Hery Haerudin Achmad, M.Pd Dalam
penyampaiannya, Beliau menekankan bahwa dalam Kurikulum Berbasis Cinta, guru
bukan hanya mengajarkan cinta, tetapi menerapkan dan mengimplementasikan cinta
dalam berbagai aspek kehidupan. KBC sebagai bagian dari Upaya membentuk
karakter generasi masa depan. KBC merupakan gagasan yang lahir dari kegelisahan
Menteri Agama atas dua persoalan besar bangsa saat ini, yakni krisis
kemanusiaan dan kerusakan lingkungan.
krisis kemanusiaan menjadi perhatian serius karena
nilai-nilai kemanusiaan mulai terkikis. Ia mencontohkan konflik, diskriminasi,
hingga kasus kekerasan dan perundungan yang bahkan terjadi di Tingkat madrasah.
Kerusakan lingkungan yang terjadi di berbagai daerah juga menjadi latar
belakang penting lahirnya KBC. Menurutnya, bencana alam yang semakin sering
terjadi sebagian besar disebabkan oleh ulah manusia yang kehilangan rasa cinta
dan empati terhadap alam. “Karena tidak ada nilai cinta di dalam hati, manusia
tak lagi memandang alam dan sesama makhluk hidup dengan kasih sayang,”
jelasnya.
KBC yang digagas Kementerian Agama merumuskan Panca Cinta di
antaranya, cinta kepada Allah dan Rasul, cinta ilmu pengetahuan, cinta
lingkungan, cinta diri dan sesama, serta cinta tanah air.
Kepala MAN 1 Sumedang, Abdul Haris,M.Ag menambahkan ucapan
terima kasih kepada pengawas MTs/MA yang telah memilih tempat di MAN 1 Sumedang
dan sekaligus menjadi narasumber kegiatan.
Harapan kami bahwa para peserta KBC ini yang mewakili
masing-masing madrasah dapat menjadi agen perubahan dalam mengimplementasikan
Kurikulum Berbasis Cinta yang terintegrasi dengan Pembelajaran Mendalam di
madrasah masing-masing, sehingga tercipta lingkungan belajar yang harmonis,
humanis, dan berorientasi pada pembentukan karakter peserta didik yang beriman,
cerdas, dan berkasih sayang.***

