- Diposting oleh : DODI PARTAWIJAYA
- pada tanggal : Desember 18, 2025
Cimalaka (Humas MAN 1 Sumedang) – Kepala Kantor Wilayah
(Kakanwil) Kementerian Agama (Kemenag) Provinsi Jawa Barat H. Dudu Rohman,
S.Ag., M.SI bersama jajaran yang di damping oleh Kepala Kantor Kementerian
Agama Kabupaten Sumedang H. Hamzah Rukmana, S.Ag., MA serta Kasie Madrasah
Kemenag Sumedang DR Dadan Rahadian, M.Si, kunjungi Madrasah terdampak langsung
bencana banjir roboh TPT (Tembok Penahan Tanah) Pagar MAN 1 Sumedang. Rabu (17/12/2025).
Saat berada di robohnya TPT Pagar Madrasah MAN 1 Sumedang,
Kakanwil Dudu Rohman menyampaikan, kami datang ke tempat ini (MAN 1
Sumedang) bukan untuk melihat kesengsaraan dan kedukaan warga madrasah, namun
kami ingin menunjukkan bahwa kami adalah saudara dekat yang turut berempati
atas apa yang terjadi. Semoga kunjungan kami ini bisa menjadi penyemangat bagi
civitas madrasah, khususnya yang terdampak secara langsung dengan bencana
tersebut,” tutur Dudu.
“Musibah seperti yang terjadi di sini ini bisa terjadi di
mana pun dan kapan pun, sehingganya itu kita sebagai sesama anak bangsa harus
bisa saling menguatkan dan memberikan semangat untuk tetap terus meningkatkan
prestasinya menuju madrasah hebat bermartabat menuju madrasah berkelas dunia,”
tandasnya.
Hal yang sama juga disampaikan Kementerian Agama Kabupaten
Sumedang Hamzah Rukmana saat mendampingi Kakanwil Kemenag Jabar saya berharap
civitas madrasah MAN 1 Sumedang bisa bersama-sama memajukan dunia pendidikan
walaupun berada di tengah terpaan musibah baik bencana alam maupun bencana non
alam,”Jelasnya.
Ditempat yang sama Abdul Haris Kepala MAN 1 Sumedang
menambahkan, ucapan Syukur dan terima kasih kepada Kakanwi Kemenag Jabar dan Kepala
Kantor Kemenag Sumedang yang telah hadir serta jajarannya yang secara langsung
dan memberikan support kepada kami.
Tembok pagar roboh dipicu oleh curahan hujan deras, dan juga
dipicu oleh drainase yang sudah tidak mampu menampung debit air, sehingganya
air yang deras tersebut meluap dan menyebabkan tembok pagar Madrasah roboh.